Manfaat Alam Luar Bagi Anak

Jangan Dilarang, 6 Manfaat Ini Akan Dirasakan Anak Ketika Main di Luar

Studi terbaru telah mengungkap manfaat dan bahkan keharusan menghabiskan waktu di luar, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Beberapa orang berpendapat bahwa hal ini bisa berupa lingkungan luar. Beberapa mengklaim harus menjadi lingkungan yang hijau atau dalam artian lingkungan dengan pohon dan dedaunan. Yang lain masih menunjukkan bahwa gambar tanaman hijau pun dapat bermanfaat bagi kesehatan mental. Terlepas dari nuansa ini, sebagian besar penelitian sepakat bahwa anak-anak yang bermain di luar lebih pintar, lebih bahagia, lebih perhatian, dan kurang cemas daripada anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan. Meskipun tidak jelas bagaimana tepatnya fungsi kognitif dan peningkatan suasana hati terjadi, ada beberapa hal yang kami ketahui tentang mengapa alam baik untuk pikiran anak, mari simak manfaat nya berikut ini : 

  • Membangun Kepercayaan Diri
    Cara anak-anak bermain di alam memiliki struktur yang jauh lebih sedikit daripada kebanyakan jenis permainan dalam ruangan. Ada cara tak terbatas untuk berinteraksi dengan lingkungan luar, dari halaman belakang hingga ke taman ke jalur hiking atau danau setempat, serta membiarkan anak anda memilih cara dia memperlakukan alam berarti dia memiliki kekuatan untuk mengendalikan tindakannya sendiri.
  • Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi
    Gaya permainan yang tidak terstruktur ini juga memungkinkan anak-anak berinteraksi secara bermakna dengan lingkungan mereka. Mereka dapat berpikir lebih bebas, merancang kegiatan mereka sendiri, dan mendekati dunia dengan cara-cara yang inventif.
  • Mengajarkan Tanggung Jawab
    Makhluk hidup akan mati jika diperlakukan dengan cara yang salah atau tidak dirawat dengan benar, dan mempercayakan anak untuk menjaga bagian-bagian hidup dari lingkungan mereka berarti mereka akan belajar apa yang terjadi ketika mereka lupa menyirami tanaman, atau menarik tanaman keluar dari akarnya.
  • Memberikan Stimulasi Yang Berbeda
    Alam mungkin tampak kurang menstimulasi daripada video game, tetapi dalam kenyataannya, itu mengaktifkan lebih banyak indera. Anda dapat melihat, mendengar, mencium, dan menyentuh lingkungan luar. “Ketika kaum muda semakin sedikit menghabiskan hidup mereka di lingkungan alami, indera mereka menyempit, dan ini mengurangi kekayaan pengalaman manusia.” Kata Louv seorang penulis buku Last Child in the Woods: Saving Our Children From Nature-Deficit Disorder.
  • Membuat Anak Bergerak
    Sebagian besar cara berinteraksi dengan alam melibatkan lebih banyak olahraga daripada duduk di sofa. Anak anda tidak harus bergabung dengan tim sepak bola setempat atau mengendarai sepeda melalui taman, bahkan aktifitas berjalan-jalan pun akan membuat darahnya memompa. Tidak hanya olahraga yang baik untuk tubuh anak-anak, tetapi juga membuat mereka lebih fokus, yang khususnya bermanfaat bagi anak-anak dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik. 
  • Membuat Anak Lebih Berpikir
    Louv mengatakan bahwa alam menciptakan rasa keajaiban yang unik untuk anak-anak yang tidak dapat diberikan oleh lingkungan lain. Fenomena yang terjadi secara alami di halaman belakang atuapun taman setiap hari membuat anak-anak mengajukan pertanyaan tentang bumi dan kehidupan yang ada didalamnya.

  • Mengurangi Stres dan Kelelahan
    Menurut Teori Pemulihan Perhatian, lingkungan perkotaan membutuhkan apa yang disebut perhatian terarah, yang memaksa kita untuk mengabaikan gangguan dan melelahkan otak kita. Dalam lingkungan alami akan mempraktikkan jenis perhatian tanpa usaha yang dikenal sebagai daya tarik lembut yang menciptakan perasaan senang, bukan kelelahan.

Leave a Comment